Menteri UMKM Maman Abdurrahman Optimis bawa UMKM
Dalam kabinet baru yang dikenal sebagai Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo, Kementerian Koperasi dan UMKM dipisah menjadi dua entitas terpisah. Presiden Prabowo memecah nomenklatur Kementerian Koperasi dan UKM menjadi Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM.
Pembagian kementerian ini ditujukan untuk meningkatkan fokus dan efisiensi, dengan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi dan Ferry Juliantono sebagai Wakil Menteri Koperasi, serta Maman Abdurrahman sebagai Menteri UMKM dan Helvi Yuni Moraza sebagai Wakil Menteri UMKM. Pelantikan resmi 48 Menteri dan 56 Wakil Menteri, berlangsung di Istana Merdeka pada hari yang sama.
Dalam acara serah terima, Maman Abdurrahman menegaskan komitmennya untuk memajukan UMKM melalui kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta. Dia mencatat bahwa keterbatasan anggaran kementerian menuntut pendekatan kolaboratif untuk mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, selama tujuh tahun (di Komisi VII DPR RI), saya ngurusin perusahaan-perusahaan yang besar-besar, perusahaan tambang, perusahaan minyak, perusahaan renewable energy (energi terbarukan), dan sekarang saatnya saya tagih mereka untuk membantu UMKM,” kata Maman.
Maman menekankan pentingnya merancang sistem kerja sama yang jelas antara perusahaan besar dan UMKM, mulai dari bagaimana cara mengatur kerja sama yang jelas, termasuk pengukuran keberhasilan dan manfaat nyata bagi UMKM.
Maman juga menyoroti perlunya sinergi dengan investor asing, terutama venture capital, untuk mendukung pertumbuhan UMKM yang kini berjumlah sekitar 65 juta unit dan menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia.
Sebagai latar belakang, Maman Abdurrahman merupakan politikus Partai Golkar yang menjabat anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat I selama dua periode yakni, 2018-2019 dan 2019-2024. Maman kemudian dipilih sebagai Wakil Ketua Komisi VII pada periode 2021-2024. Ia diketahui memiliki riwayat pendidikan di bidang Teknik Perminyakan dari Universitas Trisakti dan pernah menjabat sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di universitas tersebut pada 2004-2006 silam. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kalimantan Barat hingga 2025.
Dengan pengalaman dan komitmen yang kuat, Maman diharapkan dapat membawa inovasi dan dukungan yang diperlukan untuk memajukan sektor UMKM di Indonesia.
Sumber
https://smesco.go.id/berita/menteri-umkm-maman-abdurrahman-optimis-bawa-umkm


