Potensi Usaha Ikan Cakalang Dari Indonesia Yang Diminati Mancanegara
Sobat KUKM, Indonesia yang kaya dengan alam bisa kita rasakan, salah satu contoh kekayaan alam yakni dibidang perikanan. Salah satu jenis ikan yang banyak tersedia di Indonesia adalah Ikan Cakalang. Dimana jumlah ekspor ikan cakalang bisa mencapai ratusan ton, hal itu menjadi cerminan peluang perusahaan dalam menciptakan ekosistem perikanan yang berkelanjutan.
Setidaknya ada 205 ton ikan cakalang yang diekspor ke Kota Hakata, Jepang. Peluang bisnis ekspor ikan cakalang ini memiliki harapan untuk terus meningkatkan ekspor ikan menjadi 300 ton setiap bulan.
Sobat KUKM, permintaan akan ikan cakalang di Jepang sangat tinggi, di mana satu pembeli saja memerlukan hingga 30.000 ton ikan cakalang per tahun. Perikanan Indonesia berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pasar yang besar tersebut.
Perusahaan di Jepang mengimpor ikan cakalang dari Indonesia untuk diolah menjadi bahan dasar masakan khas Jepang, yaitu katsuobushi. Katsuobushi adalah makanan yang terbuat dari ikan cakalang dan dihaluskan hingga menyerupai serutan kayu. Orang Jepang mengkonsumsi katsuobushi sebagai makanan pendamping nasi atau penyedap rasa.
Dengan adanya permintaan yang tinggi, kebutuhan akan bahan baku ikan cakalang akan terus berlanjut. Potensi ekspor ikan cakalang dari Indonesia dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar global. Manajemen gudang yang baik untuk ikan seperti fifo atau lifo adalah hal yang dapat diterapkan dalam menatur ekspor .
Budidaya Cakalang
Budidaya ikan cakalang menjadi usaha yang menguntungkan karena tingkat permintaannya yang cukup tinggi dan harga pasar yang cenderung stabil. Jenis ikan cakalang ini dapat bergerak dengan cepat, sehingga metode menggunakan keramba jaring apung menjadi opsi budidaya.
Dalam dunia kuliner, ikan tuna bukanlah satu-satunya yang mendominasi perhatian para pecinta masakan laut. Ikan cakalang juga memiliki popularitas yang tak kalah menarik, terutama dalam masakan khas Jepang.
Di negeri Sakura tersebut, ikan cakalang dikenal dengan sebutan “katsuo” dan diolah menjadi katsuobushi yaitu bahan utama kaldu ikan untuk berbagai bumbu masakan khas Jepang. Namun, popularitas ikan ini tidak berhenti di Jepang saja.
Di Indonesia, khususnya di wilayah Manado dan Maluku, ikan cakalang banyak berkeliaran. Tidak mengherankan jika kedua daerah tersebut menjadi pusat kuliner yang mengolah ikan cakalang menjadi hidangan lezat. Aneka masakan tradisional seperti rica-rica, sambal, dan abon banyak dihasilkan dari ikan cakalang.
Kehadiran ikan cakalang berdampak pada aspek ekonomi. Nilai komersialnya yang tinggi, ikan cakalang banyak dibudidayakan untuk memenuhi permintaan pasar. Bahkan, peran ikan cakalang sebagai salah satu ikan sumber devisa bagi Indonesia tidak bisa dianggap sepele.
Kandungan gizi dari ikan cakalang seperti omega 3 dan protein menjadikannya sangat diminati, terutama oleh negara-negara yang menjadi tujuan ekspor. Ikan cakalang dapat memberikan manfaat bagi banyak kesehatan seperti meningkatkan imunitas, mencegah anemia, hingga menurunkan risiko sakit jantung.
Sobat KUKM, peluang ini bisa dicoba untuk kalian yang berminat membuka usaha perikanan ini, di tambah jumlah permintaan yang tinggi oleh pasar mancanegara salah satunya di Jepang.
Sumber
https://www.kemenkopukm.go.id/read/potensi-usaha-ikan-cakalang-dari-indonesia-yang-diminati-mancanegara


